Latest News


More

Posted on : 24 Agu 2013 [0] comments Label:

KPK Segera Tahan Para Tersangka Kasus Hambalang

by : Unknown
detakbogor.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memastikan dapat segera menahan tersangka dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Andi Mallarangeng dan Teuku Bagus Mokhamad Noer.

Sebab, menurutnya, penahanan keduanya tidak berdasarkan hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas proyek tersebut. Namun, berdasarkan kepentingan penyidikan.

"Tidak ada hubungannya antara penahanan dan perhitungan kerugian negara. Cuma memang KPK harus menghitung jadwal. Kalau kami perkirakan perhitungan kerugian negara masih lama, ya kami tidak bisa menahan terlalu capat, karena kita terikat dengan batas penahanan (seorang tersangka)," kata Abraham Samad di kantornya, Jakarta, Jumat (23/8).

Abraham menyatakan, meski hari ini BPK baru menyerahkan hasil audit investigasi tahap II proyek Hambalang, namun pihaknya berjanji segera bersama-sama BPK untuk menyelesaikan audit penghitungan kerugian keuangan negara tersebut.

"Dengan adanya pertemuan KPK dan BPK karena ini sudah masuk dalam tahap finalisasi bisa memperkirakan kapan selesainya melakukan perhitungan," kata Abraham, seperti dikutip dari tribunnews.com.

Dalam kesempatan sama, Abraham memprediksi bila kemungkinan mulai pekan depan, para tersangka Hambalang dapat dipanggil menjalani pemeriksaan. Kendati dipanggil, Abraham belum berani memberi garansi untuk langsung menahan para tersangka.

"Jadi berdoa saja, minggu depan insyallah kami akan melakukan pemanggilan (terhadap para tersangka)," kata Abraham. (beritahukum.com)
by : Unknown
detakbogor.com - Puncak mudik melalui penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni, Lampung, diperkirakan akan terjadi pada H-5.

"Saya kira hari ini memasuki H-5 terjadi kenaikan sangat luar biasa dibandingkan H-6," kata Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Timor Pradopo saat meninjau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Sabtu (3/8).

Saat ini, kata Timor, pendistribusian penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung, merata tentu akan lebih memudahkan pelayanan dan masyarakat yang hendak mudik tidak terlalu lama banyak menunggu di pelabuhan.

Selain itu juga tidak terjadi penumpukan penumpang dan antrean panjang kendaraan.

Dengan pendistribusian merata itu, dipastikan pelayanan penyeberangan lebih optimal, katanya.

Ia mengatakan, setiap tahun pemudik mengalami kenaikan sekitar 4-10%, sedangkan fasilitas yang ada tetap tidak mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, kata dia, Pelabuhan Merak terjadi kepadatan penumpang dan diharapkan dengan pendistribusian merata bisa teratasi dengan baik.

"Saya yakin arus mudik penyeberangan Merak-Bakauheni berjalan lancar," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya selama H-5 belum menerima laporan adanya korban kejahatan yang menonjol, seperti pembiusan.

Pemudik sekarang sudah mengetahui jika diberikan makanan dan minuman tidak mengonsumsinya.

"Kami minta masyarakat yang hendak mudik tidak mengonsumsi makanan yang diberikan orang tidak dikenal," katanya.

Kepala Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Mario S Oetomo mengatakan pihaknya terus membenahi pelayanan semaksimal mungkin agar masyarakat yang hendak menuju Pulau Sumatera lancar tanpa menunggu lama-lama.

"Kita sudah menyediakan lahan parkir di sekitar Pelabuhan Merak untuk mempermudah kelancaran penyeberangan," kata Mario.