Latest News


More

Posted on : 30 Agu 2013 [0] comments Label: , ,

Raya Programkan Akte Kelahiran Gratis

by : Unknown
detakbogor.com - Cabup RY akan menggratiskan akte kelahiran bagi masyarakat bumi "Tegar Beriman" apabila terpilih kembali untuk periode 2013-2018. Dalam orasinya saat kampanye hari ke-8 di zona utara, RY menegaskan apabila selama ini untuk membuat akte lahir harus bayar karena aturannya berkaitan dengan denda di pengadilan.

Maka, setelah aturan tersebut dicabut, per tahun 2015, pemerintah akan menggratiskan pengurusan akte. Terlebih, kata RY, akte sangat dibutuhkan untuk mengurus berbagai hal, termasuk masuk sekolah, keperluan persyaratan naik haji hingga pinjaman ke bank.

"Akte itu wajib ga?" tanya RY kepada warga. Lalu dijawab oleh warga, "Wajib".
"Kalau wajib, kenapa dipersulit? Allah saja tidak mempersulit kita untuk shalat. Kenapa akte ga gratis. Kalau dulu bayar karena aturannya ada pengadilan bagi yang telat, setelah dicabut aturannya nih, kita buat aturan baru biar akte kelahiran gratis," katanya.

RY menjelaskan, pemerintah akan dibantu anggota DPRD untuk membuat aturan dan memberikan jaminan sehingga masyarakat bisa merasakan akte lahir.

Dalam kesempatan tersebut, RY didampingi oleh Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi, Ketua DPC PPP Ade Munawaroh Yasin, Ketua DPD PKS Ajid Muslim, Ketua DPC Hanura Hendrayana, Ketua Fraksi PPP Teuku Hanibal, Anggota DPRD Rifdian Surya Dharma, anggota DPRD dari PAN Sumaryono, serta pengurus PKPI Kabupaten Bogor.

Yoyoh, salah seorang warga Kampung Sasak Panjang, RT 03/RW 09, Desa Sasak Panjang menyambut baik janji tersebut. Menurutnya, program yang dicetuskan tersebut akan sangat membantu warga, terutama yang kurang mampu.
"Kalau bisa gratis, malah baguslah. Ngebantu banget buat yang butuh. Semoga terwujud," ucapnya.

RY juga berjanji akan membuat aturan bersama DPRD untuk memberikan aturan batas minimum guru honorer. Menurut dia, tidak boleh ada diskriminasi bagi guru, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer. Pasalnya, keduanya sama-sama mendidik anak-anak generasi penerus bangsa. "Tidak boleh lagi ada guru honor yang gajinya Rp 150 ribu. Minimal Rp 500 ribu," ucapnya.

Pemda akan membantu menambah subsidi bagi yayasan swasta yang belum mampu membayar batas minimum honorer. "Kita mau agar guru-guru honorer bisa fokus ngajarnya. Ga mikiran macem-macem buat dapur. Kalau kesejahteraan terjamin, mereka akan mengajar lebih fokus sehingga anak-anak kita belajar dengan lebih baik," paparnya.
Posted on : [0] comments Label: , ,

Calon Wali Kota Bogor Berjualan Sayur

by : Unknown
detakbogor.com - Calon Wali Kota Bogor nomor urut 3 Achmad Ru'yat yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memulai kampanye perdana dengan berjualan sayur-mayur, Kamis (29/8/2013).

Achmad Ru'yat mengawali kampanye hari pertamanya di Kampung Cibalok, RT 03/01, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Bogor Timur.

Kampanye yang digelar calon incumbent ini cukup unik, Ia berjualan sayur-mayur seperti kangkung, wortel, dan kol. Warga yang akan membeli sayur cukup membawa botol plastik kosong.

Botol kosong ditukarkan dengan sayur-mayur yang disiapkan Ru'yat. Layaknya berjualan, Ru'yat cukup antusias melayani warga yang akan membeli sayur.

"Ini kampanye sekaligus edukasi kepada warga untuk mengonsumsi sayur dan memisahkan antara sampah organik dan non organik. kegiatan ini juga mengkampanyekan Go Green" ujar Ru'yat.
by : Unknown
detakbogor.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor Kota dalam 24 hari berhasil menangkap 8 Orang Pengedar Narkoba di wilayah Kota Bogor. Masing-masing pelaku berinisial AS, D, MT, YS, NH, RLP, AN, dan IH. Adapun Penangkapan ini dimulai dari tanggal 14 sampai dengan 28 Agustus 2013.

Dari kedelapan orang pelaku kasus Narkoba, 4 Orang diantaranya merupakan Bandar dan sisanya merupakan Pengedar, dimana salah satu dari Bandar tersebut merupakan seorang Perempuan yang suaminya saat ini sedang menjalani proses hukuman di LP. Paledang karena kasus Narkoba.

Lokasi penangkapan dari kedelapan Pelaku dilakukan disejumlah wilayah, yakni di Sektor VI Perumahan Taman Yasmin, Simpang Pomad, Depan Alfamart Cikaret, Food Court Mall BTM, Depan Pejagalan Jl. Pemuda serta di Jl. Sindangrasa Bogor Timur.

“Barang bukti cukup lengkap, ada Putaw, Shabu-Shabu, maupun Ganja.” Kata Kapolres Bogor Kota, AKBP. Bahtiar Ujang Purnama, S.IK, M.Si

Barang Bukti yang disita dari pelaku, jelas AKBP Bahtiar diantaranya ;
- 1 Bungkus Kertas berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 2 gram dari tangan AS
- 1 Bungkus Plastik Kecil berisikan Narkotika jenis Putaw seberat 0,5 gram yang disita dari tangan D
- 1 Bungkus Kertas Sedang berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 50 gram yang disita dari MT
- 2 Bungkus Kertas berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 18,6 gram yang disita dari YS
- 1 Bungkus Plastik Klip Kecil Narkotika jenis Shabu-Shabu seberat 0,2 gram yang disita dari NH
- 2 Bungkus Kertas berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 7 gram yang disita dari RLP
- Serta 8 Linting Narkotika jenis Ganja seberat 8 gram yang disita dari AN dan IH.

Kini kedelapan Pelaku ditahan di Rumah Tahanan Khusus Narkoba di Mapolres Bogor Kota, Jl. Kapten Muslihat No. 18 Kota Bogor untuk proses Penyidikan lebih lanjut oleh Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor Kota.

"Mereka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Subsider 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana Penjara paling singkat 6 Tahun dan paling lama 20 Tahun, tandas AKBP Bahtiar.
Posted on : [0] comments Label: , ,

RaYa Bertekad Sejahterakan Petani

by : Unknown
detakbogor.com - Hari ke tujuh masa kampanye Pilbup Bogor 2013, Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Bogor Rachmat Yasin (RY) dan Hj.Nurhayanti, kembali menyusuri pelosok wilayah Barat Kabupaten Bogor, Kamis (29/8).

Kali ini, RY blusukan ke Kecamatan Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Sukajaya dan Cigudeg. Sementara Yanti menelusuri Kecamatan Cibungbulang dan Pamijahan. Yang menarik, di semua lokasi yang dikunjungi kedua calon pemimpin daerah tersebut, masyarakat menyambut dengan antusias.

Di bawah terik matahari yang sangat panas, Hj.Nurhayanti tetap bersemangat menyambagi para petani yang sedang beraktifitas menanam padi di persawahan Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan. Kedatangan birokrat senior itu membuat para petani berebut untuk berjabat tangan.

"Doain ibu-ibu supaya saya terpilih menjadi wakil bupati Bogor mendampingi Pak Rachmat Yasin, insyaAllah kami akan berjuang untuk para petani di wilayah Pamijahan agar menjadi lebih sejahtera," ujar Nurhayanti saat berdialog dengan petani, kemarin.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Bogor, wilayah barat merupakan salah satu zona agraris di Kabupaten Bogor. Dan hingga kini, pertanian di Bogor Barat masih menjadi kebanggaan Pemerintah Daerah. "Selama pemerintahan pak Rachmat yasin bantuan untuk petani sudah dilakukan, baik bibit, pupuk, bahkan fasilitas penunjang lainnya. Kalau para petani ingin terus diperhatikan, coblos nomer tiga ya," tuturnya.

Sosok Nurhayanti memang sudah tidak asing dimata masyarakat Bogor Barat. Selama roadsow di wilayah Pamijahan dan Cibungbulang, berkali-kali mantan Sekda Kabupaten Bogor, itu turun dari kendaraannya sekedar untuk bersalaman. "Orang Bogor Barat mah dulur kabih (saudara semua, red)," kata Nurhayanti menggunakan bahasa Sunda.

Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat Bogor Barat harus memilih pasangan nomer tiga. Selain sudah teruji cabup dan cawabup Bogor pasangan Raya putra asli daerah. "Makanya, jangan lupa pilih nomer tiga, Bogor Barat pasti sejahtera," pungkasnya.

 Biayai Anak Putus Sekolah

Sementara itu, saat melakukan kampanye simpatik ke Pasar Leuwiliang, Cabup RY mendapati anak-anak putus sekolah yang sedang berdagang kantong plastik. Awalnya, ia menemui Igum (12). Igum tampak kaget dan menangis melihat bupati dan rombongan. Lalu RY memeluknya. "Jangan takut. Daek teu sakola deui?," ucap RY.

Igum pun terdiam. Lalu ia mulai menjawab, "Daek Pak,". RY berjanji membiayai sekolah dan kebutuhan Igum. "Engke bapak nu ngajamin. Ulah sieun ka bapak. Sakola deui nyia. Ditanggung ku bapak," janjinya. Lalu disambut tepuk tangan dan teriakan, "Hidup Rachmat Yasin," oleh masyarakat sekitar.

Ia pun meminta tolong kepada Kepala Unit Pasar Leuwiliang. "Tolong didata ya. Namanya, anak siapa, alamatnya dimana. Nanti laporkan ke saya. Biar saya yang tanggung semuanya," kata dia.

RY lalu melanjutkan perjalanan, dan bertemu lagi dengan Seldi (12) dan Nurdin (13). Mereka tampak bingung dengan keramaian pasar kali itu. RY pun menghentikan langkah dan menanyakan anak-anak tersebut. "Kunaon didieu? Teu sakola deui?," ucap RY. Seldi pun menjawab, "Teu sakolah," ungkapnya.

RY melanjutkan perbincangan, "Kunaon teu sakola? Teu boga biaya?," ucapnya. Nurdin pun menjawab, "Teu boga duit pak,". Nurdin menjelaskan, sudah setahun belakangan ia bekerja sebagai pedagang plastik. Setiap harinya ia bekerja dari pukul 07:00 hingga 10:00 WIB. Ia mengaku berhenti ketika duduk di Kelas 6 SDN Cimanggu, Desa Cibatok, Kecamatan Leuwisadeng. "Bapak udah ga punya duit," akunya.

Nasib serupa juga dialami Kodih dan Barkah. Kedua anak berusia 13 tahun tersebut masih ingin melanjutkan sekolah. "Kalau dibiayain mau aja sekolah lagi," aku Kodih.
Demikian juga dengan anak-anak lainnya, Fahru (15), Aib (10), Ade (10), Dedi (17), Ridwan (12), Ifandi (13), Ranu Galih (13), Firli Andriandi (14). Kepada Dedi, RY berpesan untuk melanjutkan sekolahnya di tataran SMA. Dedi mengaku berhenti sekolah seusai SMP.

"Boleh kamu kerja begini sekarang. Tapi nanti kalau punya anak dan istri mau dikasih makan apa mereka? Jangan sampai tidak sekolah. Minimal kamu bisa bekerja lebih baik. Naikkan derajat hidup yah. Kudu sakola deui," jelas RY.

RY juga berbelanja bumbu dapur dan tempe yang dibagi-bagikannya kepada pengunjung pasar. Dewi, seorang ibu rumah tangga yang kebetulan lewat dan mendapat bumbu dapur mengaku senang dengan kedatangan cabup tersebut.

Konvoi RY didampingi partai politik koalisi diantaranya Golkar, PKS, Demokrat, PAN dan Hanura berlanjut ke RT 07/RW 04, Kampung Sadeng Pasar, Desa Babakan Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng.

Lalu menuju Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. Di sana, ia mengunjungi poskamdes dan lautan warga yang sudah menantinya sejak pagi. Nurlela, warga RT 02/RW 06, Jalan Kampung Pakapuran, Desa Parakan Muncang ini misalnya. Meski menanti sejak pukul 08:00 WIB, ia merasa puas sudah bisa menyaksikan langsung wajah RY. "Ganteng kayaq di TV," ucapnya.

Selanjutnya, ia berorasi di Lapangan Pasirbendera di Kampung Pasirbendera, Desa Kiarasari di Kecamatan Sukajaya. Di hadapan warga, ia berjanji untuk memperbaiki jalan yang rusak di Sukajaya. Menurutnya, perhatian dan rasa cintanya kepada Kiarasari sangatlah besar. Bahkan, sudah berkali-kali ia berkunjung ke lokasi tersebut.

Ia juga meminta dukungan masyarakat untuk kemenangan Raya yang diusung 10 parpol dalam Koalisi Besar Kerahmatan. "Di Kiarasari mah 90 persen. Bagi saeutik ku nu sejen nyia. Teu nanaonlah," ungkapnya.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi memastikan bahwa Kiarasari akan berjuang habis-habisan bagi Raya. "Langsung Coblos Nomor 3. Ulah palah-pilih deui," ujar Jaro Ade, sapaan akrabnya.

Di titik akhir kampanye, tepatnya Lapangan Cipatat, Kampung Cipatat, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, RY mengingatkan warga untuk berhati-hati pada sabotase lawan politik yang akan mempengaruhi masyarakat untuk tidak mencoblos nomor 3. "Kudu datang ka TPS. Nyoblos Nomor 3," tandasnya.
by : Unknown
detakbogor.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Bogor Rachmat Yasin dan Nurhayanti (RaYa) berjanji akan membangun masjid raya di 40 kecamatan se Kabupaten Bogor jika pada 8 September mendatang masyarakat pemilik hak pilih memberikan suaranya kepada pasangan RaYa dengan nomor urut tiga.

Hal itu ditegaskan Cawabup Nurhayanti di hadapan ratusan ibu-ibu jamaah majelis ta’lim yang memadati kediaman pimpinan Yayasan Thorikussalam, H.kaman Ali Akbar, di Perum Ciriung Permai, RT 04/ 04, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Rabu (28/8). Turut hadir di lokasi ini, sesepuh dan ulama Ciriung, Kiyai H.Abdul Fatah.

"InsyaAllah, apabila Pak Rachmat Yasin (RY) dan saya dipercaya oleh masyarakat, termasuk warga Ciriung, untuk memimpin Kabupaten Bogor periode 2013-2018, kami akan membangun masjid 'Raya' di setiap kecamatan," ucap Yanti yang disambut aplus warga.

Tidak hanya masjid yang akan dibangun di seluruh kecamatan, pasangan Raya pun akan mewujudkan rumah sakit umum daerah (RSUD) di lima zona. "Untuk masalah kesehatan, di lima wilayah yakni, bogor barat, timur, utara selatan dan tengah sudah dibangun rumah sakit. Nanti, apabila kami dipilih, kami akan membangun RSUD di wilayah utara Kabupaten Bogor," tegasnya.

Di hari keenam masa kampanye Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor, pasangan RaYa, kembali menyambangi masyarakat di kampung-kampung. Cabup Rachmat Yasin mendapatkan giliran berkampanye di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dan Cianjur dan daerah pelosok, yaitu Kecamatan Sukamakmur, Jonggol dan Gunung Putri.

Sementara Cabup RY dalam kampanye di Sukamakmur menegaskan komitmennya untuk membangun wilayah Timur Kabupaten Bogor. RY berjanji di periode kedua masa jabatannya nanti, akan terus memberikan jaminan untuk kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di kawasan timur. “Sebab, jaminan pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat untuk mencapai hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Ditegaskannya lagi, pembangunan Jalur Sentul-Istana Cipanas atau Poros Tengah Timur akan terus dilanjutkan di tahun-tahun yang akan datang. "Insya Allah kalau demikian, maka duit bakal datang ke Sukamakmur. Kita undang investor dengan jalan yang lebar sehingga masyarakat Sukamakmur tidak ada lagi yang pengangguran," imbuhnya.

Sementara di Lapangan Cikeas, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, tak jauh dari Puri Cikeas, kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, RY menegaskan, tidak akan tinggal diam dan akan selalu melakukan inovasi bagi rakyat. "RY moal cicingeun dan ngabantu naon wae nu dibutuhkeun warga Gunung Putri. Insya Allah engke hal-hal anu wajib, termasuk KTP gratis," janjinya.

Dan setibanya di Lapangan Jeprah, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol. RY langsung disambut warga setempat dengan tarian barongsai. Selain itu, hadir memberikan dukungan dan doa restu, KH Neneng Gojali Thoyib. RY berharap masyarakat Jonggol bisa terus mendukungnya di pilkada 8 September 2013 mendatang seperti pilkada 2008 lalu.
by : Unknown
detakbogor.com - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor mulai  melakukan kampanye perdana yang diawali dengan penyampaian visi misi di hadapan anggota legislatif di Gedung DPRD Kota Bogor pada rapat paripurna istimewa, Rabu (28/8).

Sekretaris KPU Kota Bogor, Encep M Alhamidi mengatakan, penyampaian visi misi itu sangat penting, sebagai masukan bagi para anggota legislatif dimana nantinya akan dicatat dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda).

“Setiap calon hanya mendapatkan kesempatan 15 menit untuk menyampaikan visi dan misi mereka dihadapan para anggota dewan dan SKPD,”kata Encep.

Setelah menyampaikan visi dan misi, kelima pasangan calon melakukan pawai berkeliling Bogor menggunakan kendaraan bak terbuka yang disediakan oleh KPU. Hal ini bukan kepada agenda kampanye, namun lebih kepada KPU memperkenalkan pasangan calon kepada masyarakat.

“Untuk menghindari penumpukan kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan, disepakati untuk kendaraan yang beriringan dibatasi untuk setiap pasangan calon hanya satu mobil pendamping saja,”ujar Encep.

Para pasangan calon menggunakan atribut yang sesuai dalam foto surat suara agar masyarakat lebih mengenal mereka. Sedangkan untuk rute pawai starnya dari depan gedung DPRD dan berakhir di gedung KPU Kota Bogor.

“Rute yang akan ditempuh kurang lebih 20 kilo meter, mereka akan berkeliling menyambangi masyarakat yang ada di enam kecamatan,”ujarnya.

Kelima pasangan calon yaitu pasangan Nomor Urut 1 Firman Halim-Gastono, Nomor Urut 2 pasangan Bima Arya-Usmar Hariman, Nomor Urut 3 pasangan Achmad Ru`yat-Aim Halim Hermana, Nomor Urut 4 pasangan Dody Rosadi-Untung W Maryono, dan Nomor Urut 5 pasangan Syaeful Anwar-Muztahidin Al Ayubi.
by : Unknown
detakbogor.com -  Ada yang menarik di hari ke-5 masa kampanye Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor, Selasa (27/8), pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) nomor urut 3, Rachmat Yasin (RY) dan Nurhayanti (Yanti), melakukan aksi ‘belanja’ dagangan pedagang di pasar tradisional sebelum memulai kampanye di wilayah Selatan Kabupaten Bogor.

Jika RY memborong dagangan di Pasar Cisarua-kawasan Puncak, Cawabup Yanti berbelanja di Pasar Ciomas yang lokasinya tak jauh dari kediaman pribadinya. Usai sarapan bubur bersama warga di areal kebun teh Gunung Mas, RY menuju Pasar Cisarua dan langsung memborong dagangan para pedagang, lalu membagi-bagikan kepada warga yang tengah berbelanja.

Awalnya, ia membeli 10 sisir pisang milik seorang pedagang bernama Sofian. Lalu mendadak RY membeli buah labu dengan nominal Rp 100 ribu. Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan blusukan di pasar. Lalu kembali RY membeli 10 sisir pisang di lapak pedagang bernama Aep Saefudin. "Wah ga nyangka pak Bupati mau beli dagangan saya, tadinya mau dikasih gratis," ucapnya.

Selanjutnya, RY membeli buah jeruk medan, jengkol, tahu dan tempe yang kemudian dibagikan kepada komunitas ojek dan ibu-ibu sekitar, serta tahu dan tempe. "Nih bu, siapa lagi yang belum dapat? Bawa pulang ya buat di rumah," kata RY yang disambut aplus ratusan warga.

Nyai (45), seorang pembeli mengaku bahagia dapat rezeki nomplok di pagi hari. Dirinya tak menyangka RY akan mengunjungi pasar dan berbaur dengan warga. "Ya Alhamdulillah ada begini. Jadi bisa bawa tahu gratis. Kita senang pak RY itu merakyat dan ringan tangan membantu warga," katanya.

Sementara itu, Cawabup Yanti selepas dari kediaman pribadinya langsung menuju Pasar Ciomas. Di tempat ini, rombongan disambut salam dan sapaan hangat dari para ibu yang berbelanja serta para pedagang. Yanti pun langsung membeli oncom dan bahan sayur asem.

Usai belanja di Pasar Cisarua, RY bertemu tokoh masyarakat dan ulama di Cisarua, serta ibu-ibu Majlis Ta'lim asuhan KH. Saiful Sardi Djayadi di Kampung Tugu Utara, Desa Tugu Utara. Dalam  sambutannya, RY berpesan kepada para ibu untuk menyumbangkan suaranya pada tanggal 8 September 2013.

Ditegaskannya, masa jabatan RY sudah berakhir selama 5 tahun kepemimpinan. "Ayeuna ku lantaran pagawean can beres sadayana, abdi hayang ngareunahkeun ibu-ibu di cisarua," ungkapnya seraya menambahkan butuh waktu satu periode lagi untuk melanjutkan pembangunan dan menjadikan Kabupaten Bogor menjadi daerah termaju di Indonesia.

Selanjutnya, RY bersama tim parpol koalisi diantaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN), berkeliling ke Desa Sukamanah-Kecamatan Megamendung dan mengakhiri perjalanan di Desa Banjar Waru. Di lokasi ini, ribuan warga menyambut kedatangan RY di kiri dan kanan jalan.

Sementara Cawabup Yanti memulai kampanye simpatiknya di Desa Cihideung, Kecamatan Cijeruk. Tiba dilokasi, Nurhayanti sarapan bersama ratusan warga cihideng. Laksa makanan khas Bogor merupakan makanan favorit Nurhayanti. "Lakasa ini merupakan makanan kesukaan saya," tutur Yanti.

Usai sarapan, rombongan melakukan roadsow ke Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk. Rombongan cawabup melakukan doa bersama di kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Cabang Kecamatan Cijeuruk, dipimpin langsung Ketua Yayasan Al-Toha,  Kiyai H. Muhamad Toha.

Yanti menyempatkan diri membesuk seorang warga Desa Babakan-Cijeruk yang sedang sakit. Di rumah sesepuh desa H.Sahru Riji, Yanti disaksikan orangtua pasien, Yanti menelpon pihak rumah sakit. Tidak cuma itu, Yanti sapaan akrab juga memberikan bantuan kepada Oma (50) warga RT3/ 04, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk yang sudah tiga tahun menderita tumor ganas di bagian wajah.

Didampingi ketua jaringan masyarakat pendukung nurhayanti (Jampy), Adhi, Nurhayanti meninjau langsung lokasi romah warga di RT 02/ 07, Desa Warung Menteng, yang terendam banjir akibat pembuatan drainase yang buruk. "Ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Makanya coblos nomer tiga, pembangunan akan lebih maju," papar Yanti.

Rombongan Cawabup Yanti melanjutkan kampanyenya ke Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong. Para petani dan warga berjajar menyambut Yanti dengan membawa hasil bumi seperti, singkung, sayuran dan sebagainya. Roadshow Yanti berakhir di Kampung Benteng, Desa Cigombong.

Selain RY dan Yanti yang langsung menyosialisasikan diri, koalisi 10 partai politik pengusung pasangan RaYa yang dipimpin Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Hj.Ade Munawaroh Yasin, juga turut menyosialisasikan RaYa kepada para pengrajin miniatur pesawat di Desa Cikarawang,Kecamatan Dramaga.

Yang menarik, ada seorang pedagang yang mengaku menyesal karena pernah tidak mencoblos Rachmat Yasin saat awal mencalonkan diri sebagai bupati Bogor. ”Penyesalan itu masih terasa sampai sekarang.untuk kali ini, kami berikrar akan mencoblos dan memenangkan Pak Rachmat," tukas pimpinan Ozi Aircraft Models, Harto Al Karim di hadapan rombongan Ade Munawaroh.

Selain menemui para pengrajin miniatur pesawat di kawasan Dramaga, Ade Munawaroh dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi kelompok tani Mandiri Jaya di desa yang sama. Di lokasi ini, ratusan warga antusias bersapa langsung dengan adik kandung Rachmat Yasin ini.